Rabu, 15 Agustus 2012

Jangan Pernah Menyakiti

Kata "SAKIT" sering kali terdengar dalam kehidupan sehari-hari, entah sakit fisik maupun batiniah. Yang namanya sakit itu tak bisa diungkapkan kembali dengan kata, sakit fisik dapat dan bisa tersembuhkan yang namanya dokter atau tenaga medis lainnya. Namun ada yang namanya sakit batiniah, sakit yang dirasakan ketika kehilangan ataupun sakit dikarenakan ada yang menyakiti...
Patah Hati, itulah dua kata yang paling menyakitkan dalam hidup kita. Ya, apakah patah hati itu dapat disembuhkan dalam sekejap saja seperti halnya dengan sakit fisik??
Banyak jawaban tentunya, namun sakit yang dikarenakan patah hati mungkin sangat sulit disembuhkan apa lagi yang sudah terlalu mendalam. :)
lalu, bagaimanakah menyadarkan seseorang yang telah menyakiti kita?? berikut sekilas cerita ^__^

Bagi seseorang yang pernah menyakiti,coba bayangkan sekilas saja dan renungkanlah. . . .

apabila kamu menyakiti perasaan orang lain dengan rasa dendam dan amarahmu, coba bayangkan seseorang yang kamu sakiti itu adalah seorang 'IBU'mu, dan kamu menyakiti dengan rasa dendam dan amarahmu, kau campakkan begitu saja dan kau berpaling dengan orang lain yang belum tentu menjadi yang terbaik buat dirimu. Begitu sakit perasaan Ibumu tentunya, tegakah kau melihat Ibu mu disakiti seperti itu? 
setiap hari seorang Ibu berdoa dalam kehidupannya agar menjadi orang yang terbaik bagi dirinya, keluarga dan orang yang tersayang. Tapi apalah guna sebuah doa jika ia merasa tersakiti oleh orang-orang yang disayanginya?
*sungguh ironis* 
Betapa sakitnya perasaan ibumu, dia yang telah membesarkanmu, melahirkanmu dengan cepat kau sakiti hati dan perasaannya, meski sakit Ibumu tak pernah mengeluh, tapi kenapa rasa sakit itu selalu tertahan dalam hati seorang perempuan??
karena seorang perempuan mampu tegar dalam setiap kehidupannya, ia tak kan pernah berbicara keluhnya saat rasa sakit itu melanda dalam dirinya...
ia hanya bisa menangis dalam setiap doanya, menangis dalam hatinya. . .
Rasa sakit itu akan terus menghantui perasaan ibu hingga akhirnya ia akan terjatuh dan takkan lagi mampu untuk berdiri mendidikmu..
Akankah kamu mencoba menyakitinya kembali saat Ibumu benar-benar sudah terjatuh dan mengharapkanmu??


Kawan,, jangan pernah kamu menyakiti hati seorang wanita.. 
Cintailah ia seperti kamu mencintai Ibumu^^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar